Kekalahan juara Eropa 2008 pada laga pertama melawan Swiss yang sempat membuat dunia terperangah untungnya tidak terulang lagi ketika melawan Honduras. Kemenangan 2-0 kontra Honduras merupakan jawaban atas keraguan publik akan tim matador. Kemenangan dini hari tadi mengindikasikan Spanyol telah kembali ke formasi terbaiknya. Vicente de Bosque sepertinya telah belajar dari kekalahan di pertandingan pertamanya. Permainan defensif seperti yang diperagakan tim Ottmar Hitzfeld sebelumnya dibalas dengan permainan ofensif yang menawan. Kesalahan dalam penempatan pemain juga tidak terulang di pertandingan melawan Honduras. Perbaikan tersebut terlihat dari tidak menempatkan David Silva lagi sebagai starter dan tidak terlaku memaksakan Andres Iniesta yang masih kaku pasca pulih dari cedera sebagai pilihan pertama tim.
Perubahan yang paling mencolok adalah permainan ofensif dengan penempatan dua striker tajam mematikan, David Villa dan Fernando Torres, didukung oleh gelandang-gelandang kreator serangan Xavi Hernandez dan Jesus Navas, Spanyol terlihat menakutkan bagi bek-bek lawan. Tercatat 22 tembakan dilepaskan pemain-pemain Spanyol, delapan diantaranya mengarah ke gawang. Permainan Spanyol jauh menjadi lebih menarik dan menyerang. Lini belakang tampak sangat aman, Duet Puyol dan Pique membuat Iker Casillas sangat aman dibawah mistar gawang. Lapangan tengah juga tampak aman dengan adanya Xabi Alonso yang jadi jangkar pertahanan. statistik.
Hasil positif yang didapat Spanyol membuka peluang mereka melaju ke babak kedua tetap terjaga. Namun yang menjadi catatan negatif dari laga kontra Honduras, adalah ketika de Bosque mengubah pola 4-4-2 ke formasi 4-1-4-1, pola yang sama ketika melawan Swiss. Praktis 15 menit terakhir terlihat sangat membosankan dimana serangan-serangan tim Matador selalu mandek di lini tengah Honduras. Peluang mencetak gol nyaris tidak ada meski Honduras sudah bermain terbuka.
Semoga di pertandingan terakhir penyisihan grup melawan Cili, Spanyol lebih berani untuk keluar menyerang dengan mengandalkan pakem tradisional 4-4-2, atau 4-3-3 ala tim Barcelona. Tidak ragu dalam melakukan pola serangan dan pemilihan pemain yang tepat diyakini dapat menjaga harapan publik untuk melihat Tim Matador mengangkat Trophy Piala Dunia pertamanya. Semoga.
stress
1 day ago

0 watch out!!:
Post a Comment